Sunday, November 20

My Ghost Friend


My Ghost Friend
Mereka tak akan menyakitimu. Tak ada yang memperhatikanmu. Semua akan baik-baik saja. Aku mengucapkan kalimat itu berulang-ulang seperti doa saja. Aku─ Yesslin Wilda─ tak pernah pandai berteman, bahkan aku tak cukup baik untuk menjadi teman bagi diriku sendiri. Dan sebuah proses adaptasi menjadi pukulan bagiku. Karena itu berarti aku harus memulai semuanya dari awal lagi. padahal hal itu jelas tidak mudah.
Sekarang aku berdiri sendiri di koridor sekolah yang masih kosong. Sepi karena masih pagi sekali. Pasti orang-orang berpikir aku bersemangat untuk memulai sekolah, jelas bukan. Aku datang pagi agar aku setidaknya memiliki waktu untuk bergelung sendiri, mempersiapkan diri untuk bagian terburuk.

Enchanted Forest


ENCHANTED FOREST

Matanya terpicing. Terpana. Selalu seperti itu. Tak pernah berubah. Kay menyadari dirinya terpana. Selalu. Berkali-kali pun sensasinya tetap sama. Namun kini rasanya lebih menyakitkan. Karena pesona itu kini memaksanya untuk berlutut. Menuntut pengakuan bahwa ia bukanlah siapa-siapa. Bahwa Kay jauh tak sepadan.
Ini tidak boleh. Sebagai laki-laki ia harus berdiri, bukan berlutut. Tapi apa? Orang lumpuh selalu terlihat berlutut. Lebih rendah. Matanya mengeras menatap sosok itu. Berpendar-pendar dalam kilauan terik yang membutakan. Sulur-sulur rapat menggantung dan menyatu dengan rambutnya yang berwarna perunggu yang kini tampak lebih metalik. Bunga-bunga musim semi bermekaran didekat kelopak matanya.

Science Battle


Science Battle


 Chapter 1

Musik berdentum-dentum memenuhi penjuru ruangan itu. Gelas-gelas yang kosong buru-buru diisi sampanye lagi. Para bartender sibuk mengisi ulang gelas para pelanggan yang sudah mabuk berat.
Di tengah ruangan, tepat dibawah lampu gantung mewah, terletak meja kayu bundar berukir rumit. Meja itu dikelilingi kurang lebih 5 pria dengan tatapan serius dan tegang. Namun ada satu? yang tampak paling muda? terlihat lebih rileks dari yang lain. Ia duduk bersandar di kursinya dengan malas. Sebelah tangannya menggenggam kartu sedangkan yang lain menopang gelas minuman yang separuh kosong.

Wednesday, November 16

Desktop Themes


Create PRIVATE DESKTOP THEMES

Pada rubrik kali ini, saya akan memberikan acuan cara mudah membuat desktop themes sendiri. Tentunya dengan dibantu beberapa desktop customization tools yang mudah digunakan dan sudah menjadi standar tools untuk menciptakan desktop themes custom, diantaranya Samurize, Rocket Dock, Rainmeter, dan Emerge Desktop.
Selain standar tools tersebut, juga ada beberapa aplikasi-aplikasi tambahan yang perlu disinergikan dengan standar tools tersebut sehingga akan menciptakan sesuatu yang lain daripada yang lain.
Sekarang, langsung saja kita ikuti step by step pembuatan desktop themes sesuai kemauan anda.

STEP ONE
Membuat Icon dan Shortcut Sendiri